Dunia Ini Tidak Jahat, Kita Hanya Terlalu Lama Singgah
Sering kali kita berkata, “Dunia ini kejam.”
Padahal, mungkin bukan dunianya yang jahat, tetapi hati kita yang terlalu berharap pada sesuatu yang memang tidak ditakdirkan untuk menetap.
Dunia sejak awal hanyalah tempat singgah.
Ia bukan rumah, bukan tujuan akhir, dan bukan tempat bergantung sepenuhnya. Namun tanpa sadar, kita membangun harapan seolah-olah dunia akan selalu ramah dan adil.
Dunia Hanya Tempat Lewat Allah
mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Bukan berarti kita dilarang berusaha, tetapi kita diingatkan agar tidak menjadikannya sebagai tujuan utama.
Masalah muncul ketika Kita menggantungkan kebahagiaan pada harta, Kita menaruh ketenangan pada jabatan dan Kita menyerahkan hati pada manusia. Saat semua itu pergi, hati pun runtuh.
Luka Bukan Bukti Dunia Jahat.Kegagalan, kehilangan, dan kekecewaan bukan tanda bahwa dunia membenci kita. Itu hanyalah pengingat bahwa ada sesuatu yang lebih abadi dari apa yang sedang kita kejar.
Dunia memang tidak menjanjikan keadilan sempurna. Yang menjanjikan keadilan hanyalah Allah. Ketika hati terlalu melekat pada dunia, sedikit saja guncangan sudah cukup membuat kita lelah dan marah.
Melepas Tanpa Meninggalkan Tanggung Jawab. Melepaskan dunia bukan berarti meninggalkan usaha.Bukan pula berarti hidup pasrah tanpa ikhtiar.
Melepas dunia artinyaBekerja tanpa mempertuhankan hasil, Berusaha tanpa menggantungkan hati dan Menerima takdir tanpa berhenti melangkah. Kita tetap berjalan, tapi hati tidak tertinggal di belakang.
Menjadikan Dunia di Tangan, Bukan di Hati.
Dunia yang berada di tangan akan membantu kita berbuat baik. Namun dunia yang berada di hati akan mengikat, melukai, dan melelahkan. Hati yang ringan adalah hati yang tahu ke mana ia akan pulang.
Jika hari ini hidup terasa berat, jangan buru-buru menyalahkan dunia. Barangkali kita hanya terlalu lama singgah dan lupa arah pulang. Karena sejatinya, dunia bukan untuk dimiliki ia hanya untuk dilewati dengan iman dan kesabaran.
Badrussalam,Sukabumi Kamsi 15/1/2026
dunia-tidak-jahat-terlalu-lama-singgah
Komentar
Posting Komentar