Sedekah Ifthor: Keutamaan Besar di Waktu yang Penuh Keberkahan

Duniaislambumiindonesia.blogspot.com -
Ramadhan sebentar lagi tiba, bulan di mana Allah membuka luas pintu pahala bagi hamba-Nya yang bersiap dengan iman dan amal. Salah satu amalan mulia adalah sedekah ifthor, yaitu memberi makan orang yang berbuka puasa. Meski terlihat sederhana, amalan ini memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah ﷻ.
sebagaimana firman Allah ﷻ: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan” (QS. Al-Insan: 8). 

1.Makana Sedekah Ifthor 
Sedekah ifthor bukan sekadar memberi makanan, tetapi wujud kepedulian, kasih sayang, dan ukhuwah Islamiyah. Ia menjadi sarana berbagi nikmat di saat saudara kita menahan lapar dan dahaga demi ketaatan kepada Allah.
Allah ﷻ berfirman:
“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.”
(QS. Al-Insan: 8)
Ayat ini menunjukkan bahwa memberi makan termasuk amal yang sangat dicintai Allah, terlebih bila dilakukan dengan keikhlasan.

2. Hadits tentang Keutamaan Memberi Makan Orang Berpuasa

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu.”
(HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746 – hadits hasan shahih)

Hadits ini menjadi dasar kuat keutamaan sedekah ifthor. Betapa luasnya rahmat Allah, pahala puasa bisa diraih meski kita tidak ikut berpuasa bersamanya.

3. Tidak Harus Mewah, yang Penting Ikhlas

Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa sedekah ifthor tidak harus dalam bentuk makanan yang mahal.
 Beliau ﷺ bersabda:
“Siapa yang memberi ifthor kepada orang yang berpuasa dengan seteguk air, sebutir kurma, atau seteguk susu, maka baginya pahala.”
(HR. Ibnu Khuzaimah dalam Shahih-nya)

Ini menunjukkan bahwa nilai sedekah bukan pada besar kecilnya, tetapi pada keikhlasan dan niat.

4. Kaul Para Ulama tentang Sedekah Ifthor

Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali  berkata:
Memberi makan orang berpuasa mengandung dua ibadah sekaligus: ibadah sedekah dan ibadah membantu orang untuk taat kepada Allah.”
(Lathaif Al-Ma’arif)

Imam Hasan Al-Bashri  juga mengatakan:
Memberi makan seorang mukmin yang lapar lebih aku cintai daripada beribadah sunnah berbulan-bulan.”

Sementara Syaikh Abdul Aziz bin Baz رحمه الله menjelaskan:
Sedekah ifthor adalah amalan besar pahalanya, khususnya di bulan Ramadhan, karena mengandung unsur kasih sayang dan tolong-menolong dalam kebaikan.”

5. Sedekah Ifthor dan Pembersih Hati

Sedekah ifthor bukan hanya memberi manfaat bagi penerima, tetapi juga membersihkan hati pemberinya. Ia melatih empati, mengikis sifat kikir, dan menumbuhkan rasa syukur.
Allah ﷻ berfirman:
Ambillah zakat dari harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.”
(QS. At-Taubah: 103)

Makna penyucian ini juga berlaku pada sedekah sunnah, termasuk sedekah ifthor.

Kesempatan Emas yang Jangan Disia-siakan

Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun. Sedekah ifthor adalah peluang emas untuk meraih pahala besar dengan amalan yang ringan. Memberi makan, membantu berbuka, atau sekadar menyediakan air dan kurma—semuanya bernilai ibadah jika dilakukan karena Allah.
Mari jadikan Ramadhan sebagai bulan berbagi, menguatkan ukhuwah, dan menanam amal jariyah. Karena boleh jadi, sebuah ifthor sederhana menjadi sebab Allah mengampuni dosa-dosa kita.

Artikel ini dihadirkan sebagai pengingat dan bekal awal agar Ramadhan kita kelak benar-benar bermakna, penuh keberkahan, dan bernilai di sisi Allah.


Badrussalam, Sukabumi 24/01/2026


Ramadhan . Penuh Berkah . Sedekah Ifthor 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelantikan Ketua RW dan RT Desa Cimayang, Kabupaten Bogor, Periode 2025–2030

FSB KIKES KSBSI Sukabumi Suarakan Lima Harapan Buruh pada Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025

Rumah Santri Gelar Kajian Rutin ke-154: Kokohkan Ukhuwah dan Spirit Keilmuan Umat