Yayasan Cendikia Rabbani Mandiri Gelar Perpisahan dan Kenaikan Kelas, Tanamkan Cinta Al-Qur'an dan Akhlak Mulia
SUKABUMI – Yayasan Cendikia Rabbani Mandiri menggelar kegiatan Perpisahan dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025/2026 dengan mengusung tema "Menenun Doa, Merajut Nusantara". Kegiatan berlangsung di Kampung Cijulang, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada 28–29 Juni 2026.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri oleh seluruh siswa, orang tua, dewan guru, serta jajaran pengurus yayasan. Berbagai rangkaian kegiatan disajikan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sambutan, tari nusantara, prosesi wisuda dan perpisahan, tabligh akbar, penampilan seni, karnaval, pembagian rapor, hingga pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Cendikia Rabbani Mandiri, Denie Nurlangsyah, S.Pd.I., M.M.Pd., menegaskan bahwa Al-Qur'an harus menjadi pedoman utama dalam kehidupan setiap muslim. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan bekal yang sangat penting bagi setiap peserta didik.
"Jangan sampai ada siswa yang tidak bisa membaca Al-Qur'an, karena itu merupakan kerugian besar bagi dirinya. Bekal ilmu agama harus berjalan seiring dengan ilmu pengetahuan," pesannya.
Selain penguasaan ilmu agama, Ketua Yayasan juga mendorong seluruh peserta didik agar terus mengembangkan keterampilan (skill) sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Namun, kemampuan tersebut harus dibarengi dengan akhlak yang mulia sehingga melahirkan generasi yang cerdas, beriman, dan beradab
.
Suasana haru menyelimuti prosesi perpisahan ketika para siswa, guru, dan orang tua saling memberikan doa serta ucapan terbaik. Momen ini menjadi pengingat bahwa setiap perpisahan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal langkah baru untuk terus menuntut ilmu dan menggapai cita-cita.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kebersamaan sebagai simbol eratnya tali silaturahmi keluarga besar Yayasan Cendikia Rabbani Mandiri.
Semangat yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qur'ani yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, keterampilan, serta kepedulian terhadap agama, bangsa, dan sesama.
"Semoga setiap langkah para siswa senantiasa berada dalam bimbingan Allah SWT, menjadikan Al-Qur'an sebagai cahaya kehidupan, ilmu sebagai jalan pengabdian, dan akhlak mulia sebagai identitas yang akan membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan agama. Selamat menempuh perjalanan baru, teruslah belajar, berkarya, dan menjadi generasi terbaik yang membanggakan kedua orang tua serta membawa keberkahan bagi Indonesia."
(Badrussalam | Dunia Islam Bumi Indonesia)
Komentar
Posting Komentar